Sex Education pada Remaja Generasi Milenial

Remaja kekinian dan generasi milenial harus tahu dampak positif dan negatif melakukan hubungan seksual. Oleh karena itu, sex education wajib diajarkan pada remaja masa kini.

Konten [Tutup]
    Sebelum melakukan hal-hal atau kegiatan dewasa, pendidikan tentang seks sangat penting diketahui bagi remaja. Itu karena remaja adalah generasi milenial penerus bangsa. Topik paling dicari dan dibahas oleh sebagian besar orang adalah seks dan tidak bisa dipungkiri, seks memang sangat berperan penting dalam kehidupan manusia. Kadang orang jadi malu-malu dan hati-hati saat berdiskusi tentang seks secara terbuka. Misalnya pembelajaran seksual antara orang tua dan anak. Itulah mengapa pengetahuan tentang seks pada remaja masa kini jadi sangat terbatas.

    Sejak kapan anak harus diajarkan sex education? Idealnya, pendidikan seksual memang harus diajarkan sejak anak usia dini. Tetapi harus dengan berhati-hati dalam menyampaikan pendidikan seksual untuk anak.

    sex education untuk remaja
    Sex Education untuk remaja
    Tau Nggak Sih? Di usia remaja, pelajar SMP dan SMA, materi pendidikan seksual yang tepat akan memberikan edukasi yang positif agar tidak merusak generasi bangsa. Harus diingat, hubungan seksual bukan soal kenikmatan semata tapi juga pendidikan penting yang harus diketahui sebelum melakukan hal-hal dewasa.

    Perubahan fisik

    Berbicara tentang sex education, tidak jauh-jauh dari perubahan fisik. Perubahan fisik adalah serangkaian perubahan pada fisik dari masa anak-anak ke remaja hingga dewasa sehingga siap melakukan hubungan seksual. Pada permulaan usia remaja yaitu setelah usia 11-12 tahun, tubuh kita berubah drastis yang akan sangat terlihat dan dan mungkin kamu akan merasakan sedikit aneh. Perubahan fisik akan mulai terjadi antara usia 9-16 tahun dan biasanya berakhir antara usia 18-22. Periode ini disebut Pubertas. Hormon seksual berperan penting atas perubahan fisik ini.
    Tubuh anak laki-laki menghasilkan hormon yang disebut testosteron sedangkan tubuh anak perempuan menghasilkan hormon estrogen. Perubahan fisik yang dapat diamati pada anak perempuan dan laki-laki diantaranya mimpi basah, peningkatan keringat, masalah jerawat dan munculnya rambut kemaluan dan ketiak.

    Perubahan fisik pada anak laki-laki


    • Tumbuhnya rambut di tempat pribadi yaitu rambut genital, rambut di sekitar penis 
    • Tumbuhnya bulu rambut di wajah yaitu jenggot, kumis 
    • Penis menjadi lebih besar 
    • Pengalaman ereksi penis, ejakulasi (masturbasi)

    Perubahan fisik pada anak perempuan


    • Ukuran payudara bertambah besar 
    • Area pinggul membesar 
    • Pengalaman haid yaitu menstruasi 

    perubahan fisik laki-laki dan perempuan
    Perubahan fisik laki-laki dan perempuan

    Perubahan Hormon

    Tau nggak sih Guys, sejak masa remaja, tubuh kamu mulai membuat hormon seksual. Secara pembagiannya, dalam tubuh pria - hormon testosteron dan tubuh wanita - Estrogen, hormon Progesteron.
    Hormon seksual itu terdiri dari dua jenis

    • Hormon steroid 
    • Hormon protein 

    Hormon protein diproduksi oleh jaringan yang berbeda (hipofisis dan plasenta) dan fungsi utamanya adalah mengatur gonad atau kelenjar seks (ovarium dan testis) yang perperan pada kesuburan. Gonadotropin adalah hormon yang dibuat oleh aktivitas sel pada testis dan ovarium. Gonadotropin termasuk FSH atau Follicle Stimulating Hormone (hormon perangsang folikel), LH atau Luteinizing Hormone (hormon luteinisasi) dan hCG (human chorionic gonadotropin).

    Sedangkan hormon steroid diproduksi oleh organ genital. Di tubuh pria, testosteron diproduksi oleh skrotum. Dalam tubuh wanita, estrogen diproduksi oleh ovarium. Ovarium, kelenjar adrenal, dan plasenta menghasilkan hormon seks wanita yaitu, progesteron.

    Peran Hormon Seks

    Hormon seks juga berperan penting untuk berbagai fungsi tubuh dan kesehatan umum seseorang. Pada pria dan wanita, hormon seks terlibat dalam:

    • pubertas dan perkembangan seksual 
    • siklus reproduksi 
    • mengatur hasrat seksual (libido) 
    • pertumbuhan tulang dan otot 
    • menjaga kadar kolesterol 
    • mememicu pertumbuhan rambut

    Haid dan Siklus Menstruasi

    Haid dan Menstruasi adalah sama, umumnya disebut haid atau pendarahan dan secara medis disebut menstruasi. Siklus ini hanya terbatas pada tubuh wanita. Laki-laki tidak mengalami siklus menstruasi. Siklus menstruasi adalah serangkaian perubahan bulanan dalam tubuh wanita. Siklus menstruasi berbeda-beda setiap cewek. Tetapi umumnya, durasinya bervariasi antara 28 hari hingga 35 hari. Namun, dalam beberapa kasus, bisa hanya 21 hari atau bahkan selama 40 hari.

    Seorang cewek akan mengalami menstruasi pertamanya ketika darah keluar dari vaginanya. Setiap perempuan memiliki dua ovarium, yang masing-masing berisi sejumlah telur. Setiap bulan selama masa reproduksi telur akan dilepaskan. Juga, setiap bulan, rahim menyiapkan lapisan jika telur harus dibuahi. Jika telur tidak dibuahi, maka lapisan itu tidak diperlukan dan akan luruh bersama sel telur. Yang keluar terlihat sebagai darah. Itulah yang disebut haid.

    Beberapa gejala menstruasi

    Selain pendarahan, tanda-tanda dan gejala menstruasi lainnya antara lain: sakit kepala, jerawat, kembung, sakit di perut bagian bawah, kelelahan, perubahan suasana hati, mengidam makanan, nyeri payudara, dan diare dll

    Hubungan Seks Pertama Kali pada Remaja

    Guys, Di masa kini, kamu mungkin mengalami hubungan seks untuk pertama kalinya pada usia remaja. Pertama kali melakukan hubungan seks vaginal, mungkin rasanya sakit atau terasa enak, atau keduanya. Mungkin ada rasa sakit dan pendarahan saat pertama kali penis atau jari masuk ke vagina, tetapi itu tidak terjadi pada semua orang. Saat pertama kali darah mungkin keluar dari vagina, tetapi tidak selalu. Beberapa orang juga mungkin mengalami rasa sakit atau iritasi selama hubungan seks vaginal jika vagina tidak cukup dilumasi (basah). Jadi disarankan untuk menggunakan pelumas seperti minyak zaitun saat berhubungan seks untuk pertama kalinya.

    Sudah jadi rahasia publik, mitos bahwa jika darah tidak keluar dari vagina saat berhubungan seks untuk pertama kalinya, maka gadis itu mungkin sudah tidak perawan. Tapi Itu hanya mitos. Seks pertama kali tanpa darah bukan berarti dia bukan perawan. Darah keluar dari selaput dara. Selaput dara, dapat robek tidak hanya setelah berhubungan seks tetapi juga karena latihan fisik, berlari, bersepeda, dll dapat menyebabkan kerusakan selaput dara. Jadi, tidak selalu ada darah saat berhubungan seks untuk pertama kalinya. Juga harus berhati-hati dan gunakan pelindung seperti kondom jika diperlukan sebelum melakukan hubungan seks untuk pertama kalinya.

    Penyakit Menular Seksual (PMS)

    Penyakit menular seksual, biasa disebut PMS, adalah infeksi yang disebarkan melalui hubungan seks dengan seseorang yang menderita PMS. Mereka kadang-kadang disebut "IMS" kependekan dari Infeksi Menular Seksual. Penyakit menular seksual ditularkan melalui aktivitas seksual yang melibatkan mulut, anal, atau vagina.

    Gejala PMS

    Gejalanya bervariasi dari satu penyakit ke penyakit lain tetapi beberapa gejala umum PMS adalah sebagai berikut:

    • Pembengkakan atau kemerahan di dekat penis atau vagina, ruam kulit 
    • Benjolan, luka, atau kutil di dekat mulut, anus, penis, atau vagina. 
    • Buang air kecil terasa sakit. 
    • Penurunan berat badan, tinja tidak padat, keringat malam. 
    • Keluar cairan dari penis atau vagina.

    Beberapa PMS Umum

    Masalah seksual umum yang dialami manusia adalah sebagai berikut.

    • Infeksi Bakteri 
    1. Chlamydia 
    2. Gonorea 
    3. NGU 
    4. Sipilis
    •  Virus 
    1. Herpes 
    2. Kutil / HPV
    3. HIV / AIDS 
    4. Hepatitis B 
    Di antara penyakit diatas, HIV / AIDS adalah yang paling mematikan yang tidak dapat disembuhkan sampai sekarang, tetapi penyakit ini dapat dicegah. Meskipun tidak ada obat untuk HIV, masih ada obat yang dapat menekan jumlah virus yang berkembang biak di dalam tubuh. Orang-orang menggunakan kombinasi obat antivirus dengan harapan mencegah infeksi dari berlanjut menjadi AIDS.

    Penutup

    Ingat selalu dampak positif dan negatif yang akan kamu dapatkan sebelum melakukan hubungan seksual. Pikirkan matang-matang apa akibat yang bisa kamu dapatkan setelah melakukan hubungan seksual.
    Dan supaya kamu terhindar dari masalah penyakit seksual, kondom adalah garis perlindungan pertama. Ada juga kondom untuk wanita. Ada istilah dalam ilmu kedokteran bahwa "mencegah lebih baik daripada mengobati". So, Guys, kalian harus memakai perlindungan yang tepat sebelum melakukan hubungan seks sehingga hubungan seks dapat dinikmati dan Penyakit Menular Seksual dapat dicegah. Ayo selamatkan remaja generasi milenial dari penyakit seksual!

    Tidak ada komentar :

    Posting Komentar